Docter Zakir dan Roetap Jumat, Nov 21 2008 

Baharoe baharoe ini soedah poelang ka Koto Gedang, engkoe Docter Zakir dan Roetap bersama anak isteri baliau; baliau tinggal di Koto Gedang boeat seboelan lamanja.

Engkoe Docter Zakir tinggal makan gadji pada onderneming getah di Kisaran (Soematra Timoer) gadji beliau f 600 seboelan, dan engkoe Docter Roetap mendjadi Docter pada Maatschappij minjak tanah di Perlak (Atjeh). Maksoed kedoea engkoe itoe verlof ka tanah airnja, ialah akan bertemoe dengan kaoem keloearga dan tanah airnja.

Bolehlah dikata kedoea baliau ini adalah sangat tjinta kepada kaoem keloearga dan tanah airnja.

Selama baliau tinggal dikampoeng, boleh dikata banjak poela oeroesan baliau menolong orang-orang kampoeng setiap hari kelihatan baliau meronda tiap-tiap roemah orang jang sakit, asal sadja orang datang memberi tahoe dan minta datang baliau, adalah dengan soeka hati dan memberi petoendjoek dan obat goena si sakit itoe ta’ oebah rasanja seperti baliau bekerdja pada Polikliniek: mana jang sakit bahagian dari Tapi ke Moedik tanggoengan Docter Zakir dan mana jang sakit dari Tapi ka Hilir tanggoengan Docter Roetap memereksa d.l.l.

Sajang benar baliau kedoea tjoema sedikit hari sadja tinggal dikampoeng.

Orang berharap diwaktoe poeasa, tentoelah engkoe Maksoes akan madjoe dalam examen Docter tentoelah baliau akan soeka poela memboeka kliniek di Koto Gedang sebagai djoega tempo Docter Mochtar, Zakir, Roetap, Chaidir dan Aznam moelai madjoe pada examen penghabisan Inl. Arts karena semoenja masing masing menoendjoekan kepada bangsanja, inilah nilajannja boeah kemadjoean jang diperolehnja.

Sumber: Soeara Kemadjoean Kota Gedang Tahoen 1/No.13/Juni 1916

Gempa 1926 Bag. 5 Sabtu, Nov 15 2008 

Assalamoe’alaikoem Warahmatoellahi Wabarakatoeh

Salam dari pada kami pendoedoek Kota Gedang memperma’loemkan dengan soerat ini, ijalah sebagai kewadjiban oleh kami toeankoe2 Imam Chatib penghoeloe nan 24 serta segala isi negeri; ijalah sebagai ankoe2 ninik mamak serta sanak saudara telah mengetahoei jang bahasa bahaja gempa jang telah menimpa negeri kita banjak meroesakkan kepada isi negeri kita. Hal itoe tentoelah sekalian kita jang mempoenjai perasaian itoe telah menanggoeng berat ringannja diantara kepada anak kemenakan kita masing-masing.

Akan tetapi jang teroetama sekali jang sekalian anak negeri Kota Gedang tidak dapat akan berlepas diri tentangan keroesakan mesdjid kita. Kalau dipikir dikenang-kenangkan benar, sampailah oesahanja orang toea2 kita jang mengerdjakan dahoeloe dengan oeroesan Injik Basa semasa beliau mendjadi Kepala Laras di IV Koto, sepandjang maksoed beliau ijalah hendak menjampaikan berabad-abad oemoer oesianja mesdjid itoe, itoepeon boleh dikata djoega berbilang berpoeloeh tahoen kira2 soedah oemoernja 70 tahoen sampai sekarang.

Maka dengan kehendak Toehan Rabboel’alamin dengan seketika sadja gempa, telah roeboeh roesak binasa jang tidak dapat diharap akan memakai lagi, melainkan telah wadjib dan perloe kita meoesahakan menggantinja. Maka boeat pengerdjakan itoe ijalah dengan semoefakat kita makanja djadi; lain tiada jang teroetama kepada ankoe2 jang makan gadji akan mendermakan oeang gadjinja satoe boelan gadji seorang dan dibajar 3-4 kali bajaran, selambatnja lansai bajaran didalam satoe tahoen, demikianpoen kepada ankoe2 ninik mamak dan sanak saudara kami poehoenkan akan memberi djoega derma seberapa banjak jang berpadanan dengan pendapatannja.

Hal mesdijd ini sepandjang ingatan kami karena banjak poela mesdjid dinegri lain jang sama binasa dengan mesdjid kita, jang berdekatan, ijalah permintaan kami sama2 bersoenggoeh2 benarlah kita moesahakan hendaknja dan djanganlah kita akan tertjitjir dibelakang, hal ini tentoelah mendatangkan aib dan maloe oleh kita seisi negeri, djikalau kita tiada memperloekan, sehendaknja toemboehlah oleh kita didalam hal nan seroepa ini mendatangkan pergantian dan meingat hoekoem sjara’ jang tiada terhingga gedang faidahnja memperboeat dan mendirikan masdjid itoe, Toehan Allah S.W.T djoega jang akan lebih mengetahoei.

Soerat edaran ini barangkali ada diantara ankoe2 jang tiada menerima, ijalah kami poehoenkan ankoe2 jang ada membatja akan kata mengatakan soepaja sama2 mengatahoei.

Tentang keroesakan mesdjid itoe telah kami mintakan periksa kepada orang2 jang lebih mengetahoei, jaitoe Jazid dan Moedahar jang keloearan dari K.W.S.

Didalam hal oeroesan pekerdjaan ini kami telah menanam beberapa orang Comite dengan Kerapatan Negeri pada 18 Juli 1926

President J. Dt. Kajo
Vice President Dt. Toemanggoeng
Secretaris Peningmeester Rasjid St. Bg. Kajo
2e. Secretaris A. N. St. Saripado
Commissaris Kari Moedo
”            St. Maharadja
”            St. Batoeah
”            St. Pamoentjak

Salinan soerat kepada engkoe2 opzichter permoehoenan memperboeat gambar mesdjid

Kota Gedang pada 25 Juli 1926

Padoeka engkoe!

Dengan hormat kami permaaloemkan kepada engkoe! Tentoe engkoe telah mengetahoei dari soerat2 chabar tentang bahaja gempa jang telah menimpa Soematra Barat. Dalam pada itoepoen negeri kita Kota Gedang toeroet mendapat bagiannja jang mana dalam Soeara K.G. ada diterangkan lebih landjoed.

Karena keroesakan mesdjid kita di K.G. jang ta’ dapat dipakai lagi, diadakanlah rapat ninik mamak dihadiri engkoe2 toeankoe2 imam chatib dan nan moedo2 di K.G. pada 18 Juli 1926.

Menoeroet kepoetoesan rapat itoe ditanamlah kami 8 orang mendjadi comite oentoek oeroesan mesdjid itoe.

Atas nama pendoedoek negeri kita, kami comite melajangkan soerat ini kepada engkoe dengan permintaan soedi apalah kiranja engkoe menolong memboeatkan dan mengirimkan 2 helai gambar mesdjid besarnja 15×15 M beserta menaranja. Sehelai gambar mesdjid jang terboeat dari pada kajoe dan sehelai lagi jang terboeat dari pada batoe, dengan begrooting setinggi2nja f 10.000.

Sesoedah menerima gambar dan perhitoengan dari engkoe, baroelah dapat ditentoekan dari kajoe atau dari batoe djoegakah mesdjid akan diboeat.

Lebih dahoeloe kami minta trima kasih dengan oetjapan moedah2an Toehan melimpahkan rahmat dan rahimnja kepada engkoe serta familie.

Atas nama comite mesdjid
Hormat saja

Adres:
Rasjid, onderwijzer
di
Padang Pandjang

Sumber Soeara Kota Gedang Tahoen X/No.8/Augustus 1926

Mengadji Senin, Nov 10 2008 

Semendjak dioelangi goeroe2 dari lain2 negeri meadjarkan sjarat roekoen agama kita Islam ke Kota Gedang maka sangatlah sasak soerau didatangi pendoedoek negeri baik siang ataupoen malam laki2 perampoean demikian djoega sanak soedara dari Sianok dan dari negeri jang berkoeliling. Moedah2an tegoelah ibadat marikaitoe masing2nja.

Maka oleh karena didalam masdjid ketiadaan lampoe2 boeat penerangi masdjid tersebab lampoe2 lama kebanjakan soedah roesak2 tetakala masdjid diboeka mengganti atapnja dan sisa2nja ada poela jang hilang2 dan banjak poela jang tiada boleh dipergoenakan ta’boleh dipakai lagi maka teringat oleh kami pendoedoek K.G. hendak mendjalankan lijst akan pembeli lampoe2 jang model sekarang itoepoen telah seseorang doea ketjek mengetjek akan permoefakatan ini tahoelah sanak soedara kita di Padang akan maksoed kita itoe; maka kebetoelan lampoe2 jang akan dibeli itoe ada di Padang djadinja oleh terdengar ditelinga sanak soedara kita itoe, maka dilaranglah oleh merikaitoe melainkan sanak soedara kita jang di Padang itoe sadja memikoelnja; apa lagi hal ini dikoeatkan oleh soedara kita ankoe Soetan Roemah Tinggi djadinja sehari doea dibelakang itoe telah beliau kirimkan 6 boeah lampoe gas dengan satoe boeah tempat minjaknja; serta alat perkakasnja maka seterima lampoe2 itoe sekalian kami menadahkan tangan arah kelangit mendo’akan atas kemoerahan hati ankoe2 sanak soedara kita itoe moedah2an segala beliau2 itoe akan mendapat rahmat dari pada toehan.

Dan lagi seterima lampoe2 itoe diichtiarkan sekali memasangnja oleh sanak soedara jang ada dikampoeng kebetoelan ada poela sanak kita jang telah biasa bekerdja itoe seperti Chalidin dan 2-3 orang toekang2 mas jang lain jang soedah tahoe perdjalanannja, setelah selasai poen di pasanglah pada malam harinja boeat penerima orang2 jang datang mendengarkan kadji jang diadjarkan oleh goeroe2 itoe melihat keadaan lampoe2 jang memantjarkan tjahaja terang itoe tambah bergiat dan berhadjat dengan girang hati marikaitoe serta menambahi poela radjin hatinja hendak menoentoet ilmoe achirat itoe.

Akan tetapi oleh karena lampoe2 itoe telah menjinarkan tjahaja terang, sekarang tampak dan kelihatan benarlah keboeroekan roepa loteng mesdjid itoe jang beloem di tjat oleh sebab itoe mendjadikan poela koerang senang hati kita melihatnja seoelah2 sebagai melekatkan permata jang bertjahaja di atas toeggoel djadinja koeranglah rantjaknja kelihatan, dari itoe teringat poela oleh sanak soedara kita hendak berichtiar mentjarikan akal boeat pehasilkan maksoed itoe,. Oentoeng2 di sampaikan Allah djoega hendaknja, lain tiada besar harapan kami kaloe2 tergarak poela hati ankoe2 dirantau2 lain mengirim boeat penjampaikan hadjat kami itoe; maka mendoakanlah kami kepada ankoe2 sanak soedara bermoerah hatilah hendaknja, rendah goenoeng tinggi pengharapan kami berhasil djoegalah hendaknja maksoed itoe dan boeat kami jang tinggal dikampoeng kedar nan bersedikit2 telah meadakan oeang boeat beli kertas djepoen hingga 1-2 kodi seorang akan tetapi boeat oepah dan pembeli tjat tentoelah tiada rasa koeat kami memikoelnja tentoe e.e. pembatja telah ma’aloem hal keadaan pendoedoek kampoeng.

Sebagai lagi sebagaimana ankoe2 soedah lihat dengan mata kepala sendiri jang keadaan Medan M.S. (panggoeng di Tapi) telah banjak nan roesak2 baik temboknja atau kajoe2nja apa lagi besi2 Taralinja; itoepoen semendjak kapala negeri jang sekarang telah di ichtiarkannja memperbaiki, poen telah poela selasai dan soedahlah tampak baik pada pemandangan tiadalah sebagaimana jang selama ini lagi insjaallah tiadalah ankoe2 akan menaroeh koerang senang hati lagi melihatnja apabila ankoe2 poelang poeasa dimoeka ini.

Sumber: Soeara Kota Gedang Tahoen ke VII/No.5/Mei 1922

STUDIEFONDS KOTA GEDANG No. 4 Senin, Nov 3 2008 

STUDIEFONDS KOTA GEDANG
No. 4


KOTA GEDANG, Juli 1910

Soerat pemberi tahoean kepada lid
“Studiefonds Kota Gedang”

I. Boeat pertjobaan, pada 25 Juni 1910, telah dikirim oleh Studiefonds kenegri Belanda, doea orang anak moeda, namanja Roestam dan Kahar Masjhoer, jaitoe candidaat Goeroe jang keloear dari sekolah Radja Boekit Tinggi pada tahoen dahoeloe dan njatalah pekerdjaan itoe sebagai orang berladang, boekan menanam bibit jang moeda, hanja telah menanam bibit jang toea dan besar jang soedah beroerat dan berakar.

II. sebagai soedah beberapa kali diperkatakan, bahwa maksoed Studiefonds mengirim kedoea anak moeda itoe, ialah soepaja merekaitoe dapat menambah ilmoenja dalam bahasa Belanda dan pengetahoean jang lain lain, sehingga mendapat soerat Idjazah seperti Kepala Goeroe sekolah Belanda, agar sekolah Studiefonds jang akan dipegangnja kelak di Kota Gedang, sama haknja dengan sekolah Belanda Gouvernement di Hindia ini.

III. Djika sampai kiranja Studiefonds mempoenjai sekolah Belanda sendiri di Kota Gedang, bolehlah sekalian lid Studiefonds mengirim anak kemanakannja kesitoe, sehingga sepandjang fikiran kami Bestuur, lid jang bergadji f. 20.- seboelan, sanggoep memasoekkan anak kemanakannja, sebab wang sekolahnja, makan minoemnja dan pakaiannja, djaoeh lebih moerah dari pada kalau dikirim kenegri jang ramai, oleh hal Kota Gedang itoe soeatoe kampoeng jang ketjil dan soenji.

IV. Akan tetapi, zaman sekarang, boekan tersebab kebesaran belandjanja sahadja jang mendjadi halangan mengirim anak kesekolah Belanda, jang teroetama sekali jang mendjadikan sangkoetannja, ialah tiada boleh diterima disekolah Belanda itoe, sebab kekoerangan tampat; itoelah perloenja sekolah Belanda kepoenjaan studiefonds haroes didirikan.

V. Kalau Studiefonds mempoenjai sekolah Belanda sendiri, maka tentoelah terpandang dan terpoedji oleh Gouvernement, sebab njata pada Gouvernement, bahwa bangsa Melajoe poen keras dan ingin poela hendak mentjapai tangga ilmoe kepandaian bangsa Europa dan pestilah Gouvernement berkasihan djoega, akan mendirikan bagai kita sendiri sekolah Belanda, sebagai soedah djadi pada bangsa Tjina.

VI. Adapoen jang membawa dan memimpin kedoea anak moeda itoe didjalan dan dinegri Belanda, ialah pedoeka toean Assistent Resident L. C. Westenenk, baik dengan akal boedi bitjara, baik dengan wang poen semantara ini, pedoeka toean L. C. Westenenk soedi menolong dan sebab itoelah sekalian lid patoet mendatangkan terima kasihnja kepada pedoeka toean itoe, karena terlaloe koeat dan keras benar hatinja menoendjang Studiefonds kita ini.

VII. Sebeloem berangkat, maka Studiefonds diperentahkan akan memboeat perdjanjian dimoeka Notaris, jaitoe Studiefonds berdjanji, tiada moengkir akan menganggoeng belandja kedoea anak moeda itoe selama tinggal di ngeri Belanda dan merekaitoe poen berdjanji poela, dengan perdjanjian jang boleh menjenangkan hati sekalian lid.

VIII. Sesoenggoehnja mahal didapat dan soekar ditjari zaman kini, anak moeda jang seperti Roetam dan Kahar Masjhoer itoe, karena toenggang hilang, berani mati, mereka soeka melepaskan djabatannja, jang diperoleh dari Gouvernement dengan beberapa soesah pajah, laloe masoek pindah ketangan Studiefonds, dengan pengharapannja jang amat besar poela, akan dapat menolong memadjoekan anak kemanakan lid Studiefonds dan haroeslah poela rasanja sekalian lid memoedji akan merekaitoe, serta menolong dengan doa, moedah2han disampaikan Allah kiranja maksoed kita kedoea belah pehaknja.

IX. Soengoehpoen soedah memboeat perdjanjian dimoeka Notaris sekalipoen, maka kedoea anak moeda itoe mengirimkan sembah ta’adzimnja djoega kepada sekalian lid Studiefonds, jang dipandangnja seperti ma’ bapa’nja, karena adalah kehidoepannja dinegri Belanda, semata2 tergantoeng ditangan Studiefonds dan kalau Studiefonds tidak mengirim akan belandjanja tiap2 boelan, njatalah mereka mati kelaparan dan djika sampai demikian, teranglah lid Studiefonds akan mendjoendjoeng maloe jang amat besar, boekan sadja lid Studiefonds jang beroleh maloe, melainkan sekalian bangsa Melajoe di Hindia ini, tersinggoeng kena miangnja, tambahan lagi lid Studiefonds seperti menganiaja meroesakkan kesenangan kedoea anak moeda itoe.

X. Adapoen kami Bestuur Studiefonds berkata demikian sekarang ini, karena keberatan pekerdjaan itoe teroetama dipikoelkan diatas poenggoeng kami dan apalah daja kami, kalau lid lambat atau segan atau ta’ soeka membajar wang boelanannja dan djika sampai demikian, maka bersoealah sebagai jang terseboet diatas ini. Haraplah kami kepada Allah dan Rasoel, djanganlah Studiefonds ini patah ditengah, melainkan berdiri makin lama makin koeat, karena rasanja tiadalah djalan lain lagi, jang mendjadikan hati lid lemah, enggan, ta’ soeka membajar wang boelanannja, oleh hal wangnja itoe akan dapat kembali dalam 20 tahoen adanja.

XI. Pelita dan roda pedati menjala dan bergiling dengan kekoeatan minjak, begitoe djoega sekalian kongsi atau perhimpoenan, boleh berdiri dengan koeat dan tegoeh, kalau wang boelannnja ada dibajar tiap2 boelan oleh sekalian lidnja, bolehlah berdiri dengan koeat dan haroem semerboek selamanja, karena menoeroet banjaknja lid dan pendapatannja sekarang tjoekoep, boeat belandja kedoea orang moeda itoe selamanja dinegri Belanda, apalagi kalau lidnja bertambah2 djoega.

XII. Sebeloem kedoea anak moeda itoe berangkat, maka kedoeanja telah dimasoekkan djiwanja kedalam assurantie djiwa, sehingga kalau merekaitoe mati dalam 10 tahoen, Studiefonds akan menerima assurantienja itoe, jang sekali2 tidak akan meroegikan kepada kongsi Studiefonds dan begitoe djoega kalau merekaitoe sampai mendjadi, merekaitoe akan membajar kembali wang Studiefonds jang terpakai olehnja, oleh sebab itoe sekali lagi kami Bestuur berkata, bahwa tidak ada djalan lain lagi, jang mendjadikan enggan atau ta’ soeka dihati lid, akan membajar wang boelanannja dengan lambatnja atau ta’ soeka mmbajar.

XIII. Menoeroet perhitoengan Thesaurier, adalah toean ketinggalan lagi wang boelanan dari boelan ………sampai boelan……….djoemlah f…..,harap toean toeloeng bajar dengan lekas kepada Agent di tempat toean atau kirim teroes kepada Thesaurier, soepaja………..soepaja………….djangan besoea sebagai terseboet diatas.

Sekiranja toean soeka, soepaja enteng onkos, wang boelanan toean akan diminta dengan postquitantie, haraplah toean akan memberi chabar dengan segira kepada Thesaurier.

Harap toean tinggal dalam selamat !

Atas nama Bestuur:

De Secretaris,
SOETAN SARIPADO,