Gempa 1926 bag. 3 Selasa, Jul 29 2008 

Chabar Kampoeng

Pada hari Selasa tanggal 28 Juni 1927 ini atas permintaan e. Kepala Negeri kita telah berbondong2 anak negeri laki2 perempoean toea dan moeda pergi ke Boekit Tinggi menghadap Padoeka Toean Controleur disitoe. Setiba disana kenjataan kepada kita bahwa roepanja boekanlah sadja dari negeri kita orang jang datang, malahan dari beberapa boeah negeri didalam bahagian district Boekit Tinggi, sehingga penoeh dan sesaklah tempat di hadapan kantor Agam, sampai poela melimpah ke halaman sekolah Belanda jang letaknja di keri kantor terseboet; sedang di atas parit (trottoir) ditepi djalan beberapa poela banjaknja orang doedoek dan berdiri, masing2 mentjari tempat jang agak kelindoengan. Di antara orang jang sebanjak itoe ada jang datang dari Goegoek, ada jang dari Koerai, ada jang dari Kota Gedang d.l.l.

Segala orang jang datang itoe roepanja telah dari pagi2 benar toeroen dari roemah, karena mengharapkan sitawa sidingin jang akan diperoleh diwaktoe itoe, sehingga bolehlah dikatakan bahwa jang toea datang behiri’ jang boeta datang babimbing, ko’ nan loempoeh datang badoekoeng dengan dihiringkan oleh beberapa ninik mamak dan masing2 negerinja, sedangan engkoe Penghoeloe Kepalanjapoen tiada tertinggal.

Bertambah2 banjaknja orang itoe, karena selain dari jang dipanggil ada poela jang datang, karena ingin hendak mengetahoei apa benarkah maksoed orang sebanjak itoe datang kesitoe. Karena pada sanak soedara serta engkoe2 jang dirantau, mendengar jang terseboet diatas tentoelah telah terbit poela ingin hendak mengetahoei apa-apa benarkah sebagian sebabnja itoe, kami oeraikanlah sedikit hal terseboet, soepanja senang poela hati membatja berita jang diatas tahadi, dan soepaja djangan terbit ragoe dan tjemas didalam dada engkoe2 dan sanak soedara jang didalam perantauan.

Sebeloemnja saja meoeraikan hal itoe, tentoelah terlebih dahoeloe engkoe2 pembatja setelah melihat hari boelan 28 Juni 1927 jang tertoelis diatas berita ini, teringat pada tanggal 28 Juni 1926, setahoen dahoeloe daripada itoe, jaitoe tentoelah terlebih dahoeloe teringat engkoe2 pembatja akan Gempa Boemi jang sangat hebatnja berlakoe di Soematra Barat pada hari itoe. Sehingga tiada seboeah djoea rasanja bangoenan2 jang terboeat dari pada batoe jang tiada roeboeh karena gempa boemi itoe, seperti mesjdid2, roemah2, dapoer2, parit2 dan lain-lain sebagainja diseloeroeh Soematra Barat, selain dari pada berpoeloeh-poeloeh djiwa jang mendjadi korbannja djoea; sehingga boleh dikatakan setiap boeloe merasa betapa pedihnja bahaja jang telah menimpa hamba Allah ditiap antero keresidenan Soematra Barat.

Keterangan orang2 Kota Gedang jang beroleh derma Gempa

No. Nama dan gelar Soekoe Penghoeloenja Banjaknja
derma
Keterangan
1 Sila perempoean Koto Dt. Dinegeri f 5000
2 Itjik        ” 427
3 Goem     “ 1200
4 Datoek Dinegeri 1500
5 Mariam  perempoean Piliang Datoek Besar 300
6 Moesi           “ Datoek Kajo 1500
7 Moenah        “ 450
8 Boetiah        ” Koto Dt. Toemanggoeng 250
9 Kalasoen      ” 50
10 Lepong        ” Sikoembang Dt. Mangkoedoen 20
11 Sahara        ” 50
12 Antan          ” Koto Dt. Madjo Palimo 100
13 Saharijah     “ Dt. Toemanggoeng 5
14 Tamin Radjo Mantrie 120
15 Matoen  perempoean 75
16 Sala             “ 5
17 Radji’           “ 100
18 Damin          ” Datoek Poetih 150
19 Sanami        ” 25
20 Sami’           “ 15
21 Njeme          ” Goetji Dt. Bdh. Sati 30
22 Rewi            ” Piliang Dt. Bdh. Kajo 40
23 Radi’           “ Dt. Bgd. Dipoetjoek 20
24 Roeba’        ” Sikoembang Dt. Mage’ Labih 50
25 Kena Poetih   “ Dt. Rdj. Naando 30
26 Noni              ” Dt. Mage’ Labih 75
27 Sapi, Anggam   “ 150
28 Kajah  perempoean Piliang Dt. Bdh. Kajo 300
29 Pasah        ” Dt. Maradjo 250
30 Djalisah     “ 5
31 Njomin      ” 100
32 Kalasoen   “ 250
33 Raki          ” 75
34 Tajap Manteri Soetan 300
35 Daja  perempoean Sikoembang Dt. Rdj. Naando 300
36 Goendoen   “ 50
37 Goemala     “ 20
38 Ranjam       “ Dt. Mage’ Labih 20
39 Adisah        ” Dt. Rdj. Naando 350
40 Sawadjir      ” Koto Dt. Dinegeri 5
41 Raina         “ Datoek Moedo 150
42 Sijah          ” 250
43 Sawijah      ” Dt. Dinegeri 40
44 Siti            ” Dt. Bahano Kajo 15
45 Kiloes        ” Dt. Dinegeri 75
46 Naboet      ” 15
47 Pilah         “ 20
48 Sabaa       “ Dt. Rdj. Malintang 50
49 Miran        ” Dt. Dinegeri 100
50 Hawa        ” Dt. Rdj. Malintang 25
51 Noeroeki   “ 10
52 Sapi          ” Sikoembang Dt. Rdj Bandharo 200
53 Menek       “ 40
54 Rawi          ” 10
55 Tjalang      ” Koto Datoek Poetih 1300
56 Lamsiah    ” 30
57 Sami’        ” Sikoembang Dt. Palindih 40
58 Siti Aras     “ 20
59 Miran         “ 1550
60 Loekih       “ 1700
61 Sari Nilam  ” Dt. Pangeran 20
62 Noeroe      ” 15
63 Zoebidah   “ Dt. Bandaro 50
64 Saura       “ Goetji Dt. Malekewi 50
65 Tajap Soetan Pamoentjak 220
66 Datoen  perempoean Tjaniago Dt. Perpatih 1500
67 Sanami        ” Koto Dt. Batoeah 25
68 Kidah           “ Sikoembang Dt. Narajau 70
69 Matjiah        ” 75
70 Sala            ” 40
71 Siti Marajam  ” Koto Dt. Batoeah 15
72 Koempoel     “ Goetji Dt. Tjoemano 5
73 Rohana        ” Sikoembang Dt. Bandaro 900
74 Lilah            ” 60
75 Atjeh           “ Goetji Dt. Bgd. Kajo 15
76 Roekajap   “ 25
77 Delat          “ Dt. Tjoemano 150
78 Sahadijah   “ 150
79 Labat         “ Dt. Malekewi 35
80 Darama     “ Dt. Tjoemano 90
81 Eta           “ Tjaniago Dt. Perpatih 100
82 Edar         “ Goetji Dt. Bgd. Kajo 90
83 Inan        ” Tjaniago Dt. G. Amas 150
84 Ramin      ” Goetji Dt. Bgd. Kajo 20
85 Naboen    ” 20
86 Soetan Pamoentjak Piliang Datoek Sinaro 800
87 Kari Atjat Koto Dt. Bahano Kajo 150
88 Lamijah perempoean Sikoembang Dt. Palindih 25
89 Siah           “ Dt. Mangkoedoen 5
90 Pijan           “ Dt. Rdj Bandaro 15
91 Katan (Moechtar) 20
92 Bainsah Koto DatoekPoetih 125

Dan seakan2 rioehlah oedara jang menjelimoeti Alam ini dengan ratap dan tangis anak-anak jang kehilangan bapaknja, istiri jang kematian soeami, Iboe jang ditinggal anaknja dan sikaja jang kehilangan hartanja. Oleh karena demikian besarnja penanggoengan boemi poetra Soematra Barat dan oleh karena demikian negerinja boenji ratap dan tangis dari pada marekaitoe, sehingga terdengar keseloeroeh Poelau Pertja dan keseberang laoetan sampai di sekeliling Hindia dan Nederland bahkan kesegala pendjoeroe boemi Allah ini. Maka berdirilah beberapa Comite jang digerakkan oleh toean2 dermawan, boediman dan bangsawan dibeberapa tempat jang beroedjoed akan membawa sitampa sidingin didalam hal jang sedemikian memiloekan hati manoesia.

Keringkasannja, tentoelah engkoe2 serta sanak soedara melihat tanggal 28 Juni itoe, akan teringat kembali pada hal jang dioelangkan diatas mentjeritakannja. Sebenarnja poela, bahwa kedatangan segala orang jang terseboet diatas tahadi berhoeboeng dengan Derma Gempa. Karena maksoed padoeka Toean Controleur pada hari itoe, kebetoelan genap setahoen sesoedah gempa itoe terdjadi, akan membahagikan derma jang diterimakan “Smeroe Fonds” oentoek masing2 jang beroleh keroesakkan pada waktoe itoe. Sebagaimana tentoe sanak soedara dan engkoe2 telah lebih maaloem, terlebih dahoeloe dari pada itoe Commisie telah menetapkan berapa masing2 patoet memperoleh tolongan dari pada oeang derma itoe dengan meingat keroegian dan keroesakkan jang telah ditanggoengnja. Seolah2 pada hari itoe padoeka Toean Controleur akan membahagikan sahadjalah lagi. Betapa harapnja orang2 itoe sekalian akan menerima derma itoe tak perloelah lagi ditjeriterakan, terlebih2 djika kita meingat bahwa kebanjakkan dari roemah2 dapoer2 serta lain-lain jang roesak beloem ada diperbaiki atau dihansoer memperboeatnja karena ketiadan tenaga akan melakoekan. Sekaranglah baharoe akan dapat memikirkan memperboeat dan memperbaiki kembali segala jang roesak2 dan jang roeboeh2 itoe. Akan tetapi oleh karena beratoes2 banjaknja anak negeri jang akan diberi bantoean itoe dan beriboe2 oeang jang akan dibahagikan waktoe itoe, tentoelah lama baharoe dapat selesai mehitoeng dan memboengkoes oeang itoe sekalian, tetapi soenggoehpoen sedemikian, pada kira2 poekoel 1 tengah hari moelailah terpanggil orang2 itoe, senegeri2 datang ketempat pembahagian, didalam bilik kantor padoeka Toean Controleur. Setelah masing2 memboeboeh tanda tangannja didalam lisjt penerimaan, marekapoen disoeroeh menjeragkan oeang2 jang diperolehnja itoe – ada jang f 100 – ada f 2000. – dan sebagainja – , kepada Toeankoe Ass. Demang soepaja beliau memasoekkan dahoeloe ke Volksbank oeang derma didalam bahagian Onderdistrict beliau. Waktoe kami melihat hal itoe tiadalah dapat kami meneranhkan disini betapa besarnja perasaan terima kasih didalam dada kami kepada padoeka Toean Controleur, jang demikian landjoet memikirkan keamanan didalam bahagian pendjagaan beliau. Sebab djika tidaklah beliau lakoekan hal jang sedemikian itoe, alangkah chawatirnja kita memikirkan bagaimana poelalah menjimpang oeang itoe baik didjalan maoepoen didalam roemah tiap-tiap kampoeng; pastilah engkoe2 kepala negeri djoea jang akan bertambah chawatir mendjaga oeang jang demikian banjaknja masoek didalam kampoeng masing2, kan takoet kalau2 nanti sipendjahat akan berlakoe dan meambil langkahnja. Djadi dengan perasaan terima kasih kami melihat masing2 orang jang menjerahkan penerimaannja kepada toeankoe Ass. Demang, sedang toeankoe Ass. Demangpoen tiada loepa menerangkan bahwa oeang itoe pabila perloenja boleh dimintak pada beliau.

Sebeloemnja kita pandjangkan kalam didalam hal ini meingat kita kembali betapalah besarnja pahala jang akan diperoleh si penderma jang telah meobat kepiloean dan kesedihan hati se-Alam dengan derma jang diberikannja oleh sebab ketoeloesan serta keichlasan hati dan sebab tetap iman Toehan seroe sekalian Alam tiada bahwa akan meloepakan perboeatan jang terbit karena tjinta dan rahim kepada hamba Allah, walau perboeatan itoe sebesar zarah sekalipoen; betapa lagi djika perboeatan itoe seperti jang telah dilakoekan oleh “S m e r o e F on d s“ ini.

Moedah2han Allah s.w.t akan menoeroenkan ni’mat jang sebesar besarnja pada pemimpin “Smeroe Fonds” itoe soepaja tiada akan beroleh bosan meneroeskan perdjalanan jang sedemikian soetjinja, Amin! Dan berharap poela kami dengan djalan ini biarlah tiada perloe dari kami benar datangnja pengharapan ini soepaja segala sanak saudara jang beroleh derma itoe akan menjampaikan poelalah hendaknja kepada niat dan maksoed si penderma, jaitoe soepaja dengan oeang derma jang diterima itoe sebenarnja diperbaik kembali bangoenan2 jang telah roeboeh, itoe seberapa dapatnja diperbaiki dengan itoe. Oleh sebab itoe pada timbangan kami telah pada tempatnja benarlah toeankoe Ass. Demang memintak pada siberoleh oeang derma sebeloem beliau menjerahkan oeang itoe ketangan mereka, soepaja disoeratkan apa benar barang (batoe, kajoe, kapoer, dsb) jang akan, atau jang soedah dibeli dengan oeang derma jang diperolehnja itoe. Boeat dibahagian negeri kita (sebab itoe jang kita ketahoei) adalah Toeankoe Ass. Demang melakoekan setjara itoe dan tiadalah lagi chawatir kita jang oeang2 itoe oleh si saudagar akan dipergoenakannja oentoek pokok, oleh si rakoes oentoek pembeli itik dan bihie. Moeda2han poela djika ada kita melakoekan setjara jang diniatkan oleh si penderma, Toehan poen akan memberi berkat atas perboeatan kita, dan sampai djoea terdiri kembali barang jang roboh, sampai djoea teperbaiki segala jang roesak walaupoen pada ingatan kita bermoela sadja beloem akan sanggoep menjempornakan pekerdjaan mengganti dan memperbaiki dengan oeang derma jang diperoleh masing2 itoe. Sebabnja maka kami berani menoeliskan ini karena tetap ke pertjajaan bahwa Toehan itoe Mahabesar dan Mahakoeasa.

Tetapkanlah iman kita akan kebesaran dan kekoeasaan Allah s.w.t. dan nanti akan dapat djoea kita insja Allah, merasakan betapa kebesaran dan kekoeasaannja itoe dan akan dapat djoea kita menjempornakan pekerdjaan jang moelanja dilakoekan dengan tjemas, asal sadja kapertjajaan tetap dan iman semporna tegoeh. Tiada akan koerang sebab atau djalan pada sisi Allah s.w.t. oentoek merasakan pada hambanja betapa kebesaran, kekoewasaan, kasih dan sajangnja pada segala jang ber-iman.

Sumber : Soeara Kota Gedang Tahoen XII/No. 5-6/Mei-Juni 1927

Gempa 1926 bag. 2 Jumat, Jul 18 2008 

Tjabang Betawi
Dari
Studiefonds Kota Gedang

Weltevreden, 7 Juli 1926

Dengan hormat kami memintak kepada engkoe berhoeboeng dengan maksoed engkoe hendak poelang kekampoeng kita. Soedi apalah kiranja engkoe memberi pertolongan kepada kami tentangan hal jang terseboet dibawah ini.

Sebagai engkoe ma’loem bahaja gempa jang baroe ini menimpa Soematra Barat ada djoega mengenai kampoeng kita. Akan tetapi sampai sekarang ini kabar kabar jang kita terima, baik dari Hoofdbestuur perkoempoelan kita baikpoen dari familie masing masing anggota dan sanak saudara kita disini, tidak mentjoekoepi rasanja, jaitoe ringkas amat dan tidak menjenangkan hati. Dalam soerat kabar harian ada terseboet serba sedikit, tetapi tentangan kampoeng kita ta’ ada jang kedengaran.

Tidak meherankan poela kalau kebanjakan dari kita jang di rantau bertambah berhati bimbang dari sehari kesehari.

Sebab itoe soedi apalah engkoe hendaknja menolong kami2 menanjakan kepada Hoofdbestuur perkoempoelan kita, atau kepada Redactie soerat kabar “Soeara Kota Gedang” atau poen Kepala Negri sedjelas-djelasnja tentangan perkara berbahaja itoe, seperti:

1. Hari, tanggal berapa dan kira-kira poekoel berapakah moela-moela gempa terasa.
2. Kerap kalikah gempa terasa dan ada djoegakah jang kedjadian malam hari; kalau ada malam hari terasa, bagaimanakah orang kampoeng malam hari (tidoer dan tinggal).
3. Mintak diseboetkan roemah roemah siapa jang roesak ataupoen roentoeh dengan sedjelas-sjelasnja. Kalau dinding batoe jang roentoeh apa adakah jang mengenai roemah lain ataupoen jang memberi bahaja.
4. Bagaimanakah roesaknja soerau batoe, dan soerau jang mana jang roesak; apakah djatoeh atapnja dan apa dapat kah rasanja diperbaiki dengan memakai onkost sedikit dan sehingga berapa besarnja.
5. Bagaimana roemah sekolah S.K.G. dan Panggoeng di Tapi, apa dapat keroesakan poelakah dan bagaimanakah keroesakan itoe. Kalau roesak, besarkah onkost boeat memperbaiki.
6. Berapakah ditaksir besarnja keroegian dikampoeng kita sadja boeat goena memperbaiki soerau soerau keroegian roemah-roemah jang roentoeh atau roesak.
7. Bagaimana djalan ke Bt. Tinggi meliwati Ngarai, apa roentoehkah atau masih baik djoega. Kalau roentoeh kemanakah dapat laloe kr Bt. Tinggi dan pabilakah di moelai memperbaiki.
8. Bagaimanakah perkara harga makanan selama bahaja kedjadian, apa mahal benarkah dari jang soedah.
9. Apa adakah diantara anak negri kita jang di Padang Pandjang atau ditempat lain jang kena keroesakan gempa, kalau ada siapakah dan apakah keroesakan jang didapatnja. Kalau sehingga barang-barang jang habis hendaklah diterangkan berapa keroegiannja.
10. Minta ditanjakan apa-apapoen jang berketjil jang berhoeboeng dengan bahaja ini.

Boeat mentjari djawab pertanjaan kami lebih baiklah engkoe bertanja sadja kepada engkoe Maharadja Besar Secretaris Hoofdbestuur, atau kepada engkoe Kapala Negri.

Lebih baik benar rasanja kalu engkoe berikan sadja soerat ini kapada engkoe Datoek Besar, Redacteur soeara Kota Gedang dan engkoe mintaklah kepadanja dengan amat sangat, atas nama sekalian anak negri kita jang ada di Betawi, akan mengeloearkan Extra-nummer dari soerat kabar itoe berisi perkabaran bahaja ini dan sambil mendjawab sekalian apa jang terseboet diatas.
Fasal onkost tjetak mentjetak seberapa perloe, kalau tidak terpikoel oleh hoofdbestuur, Tjabang Betawi rasanja sanggoep membajar seberapa jang perloe.
Demikianlah pengharapan kami mengoetjapkan banjak terima kasih atas pertolongan engkoe.

Homat kami
Atas nama Bestuur
Tjabang Betawi Studiefonds K.G
Secretaris
(dengan seizin dan setahoe Voorzitter)

St. Saripado

Kota Gedang. 13 Juli 1926

Kepada engkoe A. Rasjid anggota Tjabang Betawi

Djawab pertanjaan Bestuur Tjabang betawi S.K.G. dari bahaja Gempa di Kota Gedang jang disampaikan oleh e. A. Rasjid kapada kami.

Pertanjaan 1. Hari Isnajan, 28 Juni 1926 moela2 dirasa Gempa poekoel 10,5 dan poekoel 1 tengah hari, jang amat keras.

Pertanjaan 2. Pada 28/7-26 dirasa Gempa 9x siang 5x malam; dan dalam 1 pekan lamanja; sampai pada hari ini masih terasa djoega satoe2 kali, tapi tiada keras; orang orang kampoeng tidoer di loear roemah, di lapang2an, didjalan2 dan diparak2 dirondai oleh ninik mamak Penghoeloe2, e. Kapalo dan lain2 jang berkewadjiban, meoeroes keselamatan negeri

Pertanjaan 3. Jang roentoeh, masdjid gadang, soerau batoe ketjil dekat itoe, soerau e Hadji Abdullah dan dapoer roemah tinggi, dapoer soedara Dr. Sjaaf, Pavillioen boenda Dr. Zakir, koelah diroemah soedara Dt. Besar, saboeah lapau ketjil ditapi djalan dilakoe’ dan roemah tempat mandi ditabat tapi; jang lain2 dinding2 mahirab soerau2 jang terboeat dari batoe roeboeh djoega dan banjak jang ratak2; bagi roemah2 kajoe jang soedah beroemoer toea binasa djoega, tjoendong dan mereng perdiriannja.

Pertanjaan 4. Kedjatoehan atap zink tidak ada; soerau batoe katiganja itoe tidak bisa dipakai lagi; tentoelah memakai ongkost jang amat besar, karena wadjib diboeka sama sekali; Sembahjang Djoema’at di tengah padang sadja; sebab tidak ada tempat.

Pertanjaan 5. Roemah sekolah S.K.G. tidak roesak; hanja barang2 dan perkas bertaboeran; panggoeng di Tapi dinding dinding batoe rengkah2 wadjib diperbaiki memakai ongkos f 400,- sedang oereosan memperbaiki loteng dan terali2 masih beloem selasai dan beloem tjoekoep perkakasnja.

Pertanjaan 6. Taksiran keroegian semoeanja f 60,000,-

Pertanjaan 7. Djalan ngarai ke Boekit Tinggi ratak dekat moelai penoeroenan dari Kota Gedang; titisan bamboe binasa, soedah dikerdjakan pada hari Ahad, Isnajan dan Ahad tanggal 4-5 dan 11 Juli ini; soedah moelai baik; dichoeatiri lagi, segala isi negeri toeroet bekerdja lebih koerang 100-200 orang; indoek2 djoega mehantari ajer kopi dan makanan boeat orang jang bekerdja.

Pertanjaan 8. Harga makanan ketika itoe mendjadi dubbel dan lebih dari itoe, tersebab djalan2 kereta api berhalangan poela; seperti garam, minjak tanah dan lain2.

Pertanjaan 9. Anak negeri Kota Gedang jang kena ketimpa roeboehan roemah2 batoe di Kota Gedang tidak ada sjoekoerlah; tapi di Pad. Pandjang si Rafiah a.b. Dt. Bandharo Sati istiri si Boede gl. Soetan Bandharo Labih toekang mas, sedang bekedja memasak makanan di dapoer, mati seketika itoe, di Solok 2 orang toekang mas sedang dalam pekerdjaannja dalam roemahnja nama Boerhan gl. Soetan Saripado soekoe Koto a.b. Dt. Batoeah mati seketika itoe djoega dan bernama Mali’ gl. Soetan Negeri soekoe Koto a.b. Dt. Di Nagari mati dalam roemah sakit Solok 2 hari dibelakang gempa besar itoe.

Pertanjaan 10. Jang berkejil2, keroesakan djandjang2, parit, dan parit pekoeboeran, parit2 koelah roemah2 mandi, toengkoe2 dan polong2an binasa djoega.

Ns ‘t Hoofd Bestuur Studiefonds
Kota Gedang

De Secretaris

(wg) Maharadja Besar

Sumber: Soeara Kota Gedang Tahoen ke XI/No. 7/Juli 1926

Pemilihan P. K. di Kota Gadang 1918 Senin, Jul 14 2008 

Maka pada hari Chamis tanggal 24 Januari 1918 telah ditentoekan akan meoendi (pemilihan) kapala negari di K.G. maka pada kira2 poekoel 8 1/2 bagitoelah hadir ninik mamak Panghoeloe nan 24 dan orang nan 4 djenis di “Medan Moeda Setia” di K.G. menanti akan kedatangan padoeka toean Loehak Agam dari Bt. Tnggi.

Maka kira2 poekoel 9 telah datang padoeka toean Ass. Res. Loehak Agam diiringi oleh toean aspiran controleur, Toeankoe Demang dan ankoe Ass. Demang IV Koto.

Maka akan kedatangan padoeka2 itoe adalah dinanti dengan hormat dengan berpakaian bersih dan segala ninik mamak jang tiada tinggal di kampoeng ijalah diadakan Toengkatnja atau wakilnja jang patoet sepandjang adat jang boleh menggantikan soeara ninik mamak itoe; adalah toeroet sebagaimana pekajan ninik mamak djoega berpakajan ketika itoe. Setelah hadir semoeanja, maka pedoeka toean Loehak memboeka soeara, menarangkan bahasa kedatangan padoeka itoe kemari akan meoendi jang mendjadi kapala negari disini; karena kepala negeri Dt. Radjo Naando soedah memnita berhanti; dari itoe bagaimana fikiran ninik mamak apa soedah ada candidaat jang soedah di ansoer2 memoefakatkan, maka ninik mamak jang hadir mendjawab pertanjaan pedoeka itoe jang bahasa soedah dimoefakatkan jaitoe satoe candidaat sadja nama Abdoel Malik gl. Soetan Saidi jang nanti akan bergelar Dt. Mage’ Labih bakas controle mantri dan wd Larashoofd jang disangadja memesankan poelang, dari Sumatra Timoer; karena disana ada bekerdja dengan mij onderneming, maka pedoeka bertanja mana dia, sekarang itoepoen St. Saidi jang terseboet berdirilah menjatakan roepa dan sifatnja; melihat keadaan sifat dan roepanja adalah padoeka bersenang hati dan banjak memberi pertanjaan kapadanja itoepoen didjawab dengan segala keterangan jang samporna.

Dan pedoeka meoelang lagi bertanja kepada sekalian jang hadir apa betoel soedah semoepakat ini, barangkali ada jang lain jang bermaksoed maoe djadi Kepala nagari disini, maka sekalian jang hadir memboeka soeara tidak ada, sebab itoelah di pasan ini Soetan Saidi karena tidak ada jang rasa sanggoep mengardjakan pekerdjaan ini; mandengar perkataan itoe pedoeka adalah bersenang hatipoela kerena tidak banjak poesing dan soesah sabagaimana di negari2 lain sampai mendjadikan perselisihan diantara sekampoeng dan senagari. Maka setelah selasai pedoeka Ass. Res. mendengar segala bitjara ninik mamak dan memboeat beberapa pertanjaan, itoepoen pedoeka menoeliskan didalam verkezingstaat apa jang kewadjiban pedoeka serta memberi tanda tangan dan menjerahkan kapada ankoe Ass. Demang IV Koto soepaja disoeroe teekend oleh ninik mamak, dan tongkat atau wakilnja panghoeloe nan tiada di kampoeng. Sesodah itoe pedoeka mengatakan soeroeh bertoenggoe sedikit hari akan menanti Besluit dari seripadoeka toean Besar di Padang.

Maka pedoeka memboeka bitjara lagi dan berharap kepada sagala ninik mamak tantangan oeang serajo, seboleh2nja sagala ninik mamak akan berichtiar benar2 soepaja elok masoeknja; tjobalah fikir pada 2 tahoen jang telah laloe oeang2 sarajo itoe tiada semporna dan seberapa banjak gadji P.K. Dt. Radjo Naando tiada menarima; djoega segala orang2 jang bekerdja jang telah ditentoekan begitoe poela, oleh sebab itoe ninik mamak atoerlah soepaja tjara bagaimana baiknja karena jang mempergoenakan isi negeri semoa. Karena doegaan kami ini negeri soedah banjak orang jang pandai2 dan banjak memegang segala pekerdjaan Gouvernement, tentoelah segala marikaitoe soedah mengatahoei apa2 hal; sebab itoe kami minta soepaja semporna di pegang apa2 perboetan dan di tegoehi segala djanji2; kami harap ini negri soepaja akan djadi tjonto pada negeri2 lain dan djanganlah hendaknja sebagaimana jang telah soedah djoega masoeknja oeang sarajo soepaja Kapala negri dapat bekerdja dengan bersoenggoeh2 dan bersenang hati; maka segala perkataan pedoeka itoe segala jang hadir menarima dengan segala senang hati poela sebab pedoeka mengeloearkan bitjara dengan lemak manis dan dengan senjoem. Tambahan segala apa jang pedoeka katakan ijalah sebenar2nja ta’dapat di djawab lagi.

Setelah selasai dari pada itoe maka padoeka bitjara lagi kaloe apa2 jang ada merasa oleh segala anak boeah tentang rodi atau Belasting dan lain lain.

Maka adalah seorang doea jang meminta’ keterangan dari penaksiran belasting dalam tahoen 1918 ini, itoepoen pedoeka memberi keterangan dengan sedjelas2nja dan seterang2nja mehetongkan kapada marika itoe.

Maka melihat perhitoengan itoe dengan terang dan djelasnja adalah dengan bersenang hati poela menerimanja.

Sesoedah itoe kira2 poekoel 10 1/2, pedoeka telah menoetoep persidangan itoe dan berangkat kombali ke Bt. Tinggi.

Maka sekarang teringatlah koembali oleh segala ninik mamak dan pendoedoek kampoeng K.G. tantang akan penarimaan oeang sarajo itoe; oleh karena dahoeloe 2 tahoen nan telah laloe tidak elok masoeknja, djadi orang2 jang bekerdja tidak bersenang hati dan banjak mendatangkan kesoesahan dan aniaja atas dirinja ari itoe sepandjang fikiran kami karena P.K. itoe ijalah bergoena oleh kita semoea isi negari boekannja bagi orang rodi (hierendienst) sadja; ertinja P.K. di serajo boeat akan mendjaga segala pekerdjaan rodi akan meatoerkan ini menoendjoe2kan itoe kepada orang siperodi; jang dikerdjakan ijalah bermatjam2 bahagian djalan kl I, II, III dan IV dan meoeroeskan apa2 hal kampoeng kapada orang2 pendoedoek kampoeng, dalam segala ini tentoelah boekan orang siperodi sadja jang mempoenjai malahan jang banjak berharta benda orang2 jang berada seperti ankoe2 jang berpangkat tinggi tentoe sadja banjak mempoenjai harta benda; roemah tangga anak kemanakannja sawah ladangnja segala harta2 itoe tentoelah termasoek djoega kepada pendjagaan P.K. djikalau toemboeh boeroek baik oleh anak kemanakannja ankoe2 jang berharta itoe.

Oleh sebab itoelah kami boeat moefakat soepaja ankoe2 nan makan gadji dengan Gouvernement dan dengan Maatschappij2 serta ankoe jang mempoenjai banjak harta jang pergi merantau soepaja akan berpembarian djoega boeat penambah gadji P.K. dan orang2 jang bekerdja meoroeskan negri sesaorang f. 1.- dalam setiap2 tahoen. Hal ini boekanlah dengan kewadjiban atas diri ankoe2 jang terseboet kena atoeran oeang serajo atau rodi, melainkan di seboet dalam begrooting negeri ijalah pembarian dari ankoe2 (derma) boeat penambah gadji2 P.K. dan lain2 karena djikalau di hitoeng oeang serajo dari anak boeah siperodi dan si tidak berpangkat sadja tiada tjoekoep boeat penggadji P.K. dan lain2nja itoe. Oleh sebab itoe poelalah dahoeloe tetakala menetapkan oeang serajo toean Controleur Oud Agam menimbang soepaja dapat dipoengoet dari anak boeah sadja oeang serajo itoe ditempelkan P.K. ka Goegoe’.

Maka akan hal itoe kami ninik mamak nan ada di kampoeng bertanggoeh dengan sedjadi2 akan bermoefakat dahoeloe beloem maoe menarima sadja timbangan toean Controleur itoe, sebab berasa amat berat benar dan banjak mendatangkan maloe bagi kami apalagi kata2 dan oempatan dari ankoe2 jang merantau akan menimpa kapala kami djika kami terima sadja, itoepen sebagaimana soedah dichabarkan dalam soera kemadjoean no. 24 tahun ka II bahasa seripadoeka toean Besar Padang, toean ass. Res. Agam, toean controleur oud agam, toeankoe Demang Bt. Tinggi dan ankoe ass. Demang IV Koto telah datang ke K.G. memoetoeskan katatapan oeang serajo itoe ijalah tetap diadakan djoega P.K. di K.G. dan oeang serajo diambil dari anak boeah nan berodi, derma dari ankoe2 nan makan gadji dan pensioen serta orang2 jang kawin.

Dari itoelah kami poehoenkan dengan soerat ini soepaja ankoe2 nan makan gadji nan merantau iioe akan bersoedilah hatilah membantoe kami dengan oeang derma sebagaimana jang terseboet dan soeka akan mengirimkan kepada…….soepaja boleh disampaikannja kapada kas oeang negari, ankoe2 pandanglah sedekah sadja oentoek pendjagaan negari dan djikaloe kiranja oeang2 itoe ada berkelebihan pertjajalah ankoe2 digoenakan boeat akan pembersih kampoeng2 dan djalan2 kampoeng soepaja segala anak kemanakan kita dapat bersenang hati poela melihatnja demikianlah pengharapan kami segala ninik mamak Panghoeloe nan 24 di K.G. adanja.

Maka pada 29 Januati 1918 telah dapat kata nan sepakat oleh anak kemanakan dari ankoe Dt. Mage’ Labih memperhalatkan negari bahasa gelar beliau itoe dikalipahkan kapada Abd Malik glr. Soetan Saidi; sekarang baliau ini lah bergelar Dt. Mage’ Labih didirikanlan nan sepandjang adat hidoep nan bakarilahan.

Maka pada 15 Februari 1918 telah dapat chabar dari kapala pemarintah jang bahasa Dt. Mage’ Labih nan moeda ini soedah diangkat mendjadi Panghoeloe Kapala di K.G. dan pada hari ini ankoe ass. Demang IV Koto datang di K.G. mempertimbang terimakan segala soerat2 dan boekoe2 negari jang terpegang oleh Datoe’ Maharadja wakil kapala negari.

Dipoehoenkan P.K. jang sekarang akan bekerdja dengan segenap hati dan negri santosa, anak boeah senang padi mendjadi teranak kambanglah hendaknja. Amin – Amin

Atas nama ninik mamak Panghoeloe nan 24 dan ankoe2 di Koto Gadang

bertanda

H. St. Pamenan

K.G. 16.2.18

Sumber: Soeara Kemadjoean Kota Gedang Tahoen III/No.5/1 Maart 1918

SETJERTJAH KENANGAN DI KAMPUNG AWAK Minggu, Jul 13 2008 

SETJERTJAH KENANGAN DI KAMPUNG AWAK

MENJAMBUT PROKLAMASI 17 AGUSTUS 1945

MOEZIER ABDULLAH

Tanggal 17 Agustus 1972 ini, genaplah 27 tahun usianja Negara Republik Indonesia jang kita tjintai ini, pada tempatnja pulalah kita mengenangkan dengan djalan menuangkan tjoretan ini dimadjalah Tjanang ini, bagaimana sambutan atas berita Proklamasi Kemerdekaan 17-08-1945 dinagari awak waktu itu. Mengingat pula pada waktu itu sedemikian sukarnja komunikasi, lebih2 dengan disegelnja radio jang dipunjai orang awak jang dapat dihitung dengan djari djumlahnja dan hanja memungkinkan mendengarkan siaran radio dari Bukittinggi Hoso-kyoku serta Syonanto Hoso-kyoku (Singapura)sadja Kenagan ini saja paparkan hanja berdasarkan dokumentasi ingatan jang tentunja disana-sini akan terdapat kekurangannja atau tidak sesuai dengan kenjataan jang sebenarnja jang terdjadi pada waktu itu, dalam hal ini tentu sadja saja mengharapkan tegur sapa dari sanak saudara kita lainja jang mengalami peristiwa tersebut. Dimaksudkan djuga tjoretan ini sebagai sebagian dari sedjarah negeri awak jang perlu kiranja pada waktu ini usianja kurang dari 30 tahun, jang tentunja tak banjak mengetahui akan hal peristiwa tersebut, dan besar kemungkinan mereka itu masih anak2 ataupun belum lahir lagi dan kalau saja tak salah duga saudara2 redaksi Tjanang inipun termasuk dalam hal ini (maaf sdr. Redaksi, bukan untuk mengetjilkan arti sdr2 tetapi ini suatu kenjataan, bukan?)

Berita Proklamasi Kemerdekaan jang diterima setjara beranting achirnja sampai djuga dikota Bukittinggi jang waktu itu djadi ibukota Sumatera dan negeri awak waktu itu termasuk dalam wilajah kota Bukittinggi, ramailah dibitjarakan anak negeri terlebih2 kaum mudanja. Konon kabarnja diantara awak jang mempunjai radio ada jang tjara sembunji2 mendengarkan siaran radio luar negeri dan orang2 inilah jang mendjelaskan bahwa berita Proklamasi Kemerdekaan itu betul2 ada dan sifatnja lepas dan tak ada sangkut paut dengan Pemerintah Djepang. Atas prakarsa Injiak Wali Nagari bp. N. Dt. Bagindo Diputjuk waktu itu jang tentunja berkat dukungan kaum mudanja diadakanlah pertemuan di Balai Adat Tapi, kalau saja tak salah pada bulan September ‘45. Pertemuan itu diadakan pada malam hari dengan menampilkan pembitjara pertamanja bp Zais St. Bandaharo (alm), jang dalam uraiannja mengemukakan bahwa kita tentu tidak selamanja ingin menonton dikelas 3, tentu ingin menonton dikelas 2 dan selandjutnja ingin menonton dikelas 1, begitulah pulalah dengan kita ini tentu tidak selamanja djadi anak djajahan dirumah sendiri, tentu berhasrat pula djadi tuan rumah dirumah sendiri sebagaimana bangsa2 lainnja.

Pembitjara kedua bp. Iljas St. Pamenan mengemukakan pendapatnja sebagai pendidik bahwa sianak tentu lambat launnja diberi kekuasaan untuk memegang kuntji lemari dimana disimpan uang dsbnja jang pada mulanja hanja diberi kekuasaan memegang kuntji pintu gerbang rumah sadja.

Dalam pada itu dikota Bukittinggi sendiri kelihatannja semangat tentera Djepang telah menundjukkan kelesuan dan disana sinipun diselingi dengan perebutan sendjata dari tentera Djepang jang dilakukan oleh Pemuda Indonesia jang achirnja djadi Pemuda Republik Indonesia.

Tak beberapa lamanja sampailah kekota Bukittinggi rombongan Pemuda Pelopor dari Djawa jang kebanjakan terdiri dari pemuda peladjar, jang berasal dari Sumatera ini djuga, untuk memberikan penerangan serta menggerakkan semangat perdjoangan 45. Diantara pemuda2 tersebut terdapat pula putera ‘rang awak seperti sdr. Sj. Anwar Idjazi, sdr. Anas A. Madjid sekarang Ir, sdr Chairul Anwar sekarang Drs, sdr Masismid dllnja, dengan datangnja pemuda2 tersebut semangat 45 makin bernjala2 baik dikalangan pemuda2nja dan pemudi2nja. Dinegeri awak di dirikanlah Pemuda Indonesia jang achirnja dirobah djadi Pemuda Republik Indonesia jang diketuai oleh sdr. Rasfuddin Rasjid jang berkantor dibawah Balai Adat Tapi dan setiap sorenja akan terlihat kegiatan pemuda-pemuda dan pemudi2nja dengan latihan kemiliteran jang dipimpin oleh sdr. Kamizir Kamus (alm) terachir Major CPM dan sdr. Baran.

Dalam kegiatan lainja ialah dengan mendirikan asrama2 bagi pemuda2nja menurut kelompok2nja, misalnja kelompok peladjar SMP jang berasrama dipav. rumah sdr. A. Jaffii Joebhar sekarang SH dan sdr. itu sendiri djadi Ketuanja, di Labuh Gadang dirumah orang tua sdr. Chaidir Mahmud sekarang Lettu dan sdr. itu sendiri djadi Ketuanja, di Surau Hilir jang djadi Ketuanja saja telah lupa, disurau Ibu Hadji Barina di Koto Katjiak dengan ketuanja sdr. Djohar Wan dan disekolah K.A.S Koto Katjiak dengan Ketuanja sdr. Moethalib Buzar alm. Kegiatan2 pemuda2 tersebut ialah mendjaga kampung dengan djalan meronda serta lainnja jang bermanfaat bagi kampung.

Demikianlah setjertjah tjoretan kenangan ini saja tulis, jang tentunja bagi sebagian besar dari sanak sdr. jang pernah mengalaminja masih segar dalam ingatannja.

Sumber: Tjanang Tahun IX/No. 48/ Juli-Agustus 1972

Gempa 1926 bag. 1 Jumat, Jul 11 2008 

GEMPA

Pada tanggal 28 Juni ’26 kira2 poekoel 10 siang kedjadian gempa besar di negeri kita Kota Gedang. Ketika itoe amatlah teremparnja seisi negeri gedang kecil berpekikan dan bersoesah pikiran karena sebab gempa itoe banjaklah meroegikan, keroegian bagi seisi negeri; sebab banjak roemah-roemah jang terboeat dari batoe dan tembok mendjadi roesak binasa tidak bisa dikediami lagi, demikian lagi mesdjid Djoemaat yang soedah beroesia kira2 80-90 tahoen semasa Injik Basa mendjadi toeankoe Laras di IV Koto, terdirinja sekarang mendjadi roentoeh doea pihak dari dindingnja jang selainnja rengkah2 dan ratak-ratak belaka, boleh djadi jang mendjadikan tidak roentuh karena di dalamnja empat boeah tonggak batoe jang beloem berapa lama diganti sebab dahoeloenja memakai tonggak-tonggak kajoe sadja, oleh karena kekuatan tonggak jang empat boeah itoe mendjadi tertahan roentoehnja, begitoe joega menara jang di moeka mesdjid terseboet rengkah2 belaka, soerau moedik dan soerau dihilir rengkah-rengkah djoega tiada bisa dimasoeki dan soeraunja ankoe Hadji Abdoellah dihilir roeboeh sama sekali rata dengan tanah. Dan lagi mana2 roemah-roemah, dapoer dapoer, djandjang2 dan koelah koelah jang terboeat daripada tembok boleh dibilang sama sekali berasa tiada bisa dipakai lagi, soepaja e.e. pembaca dan sanak saudara jang tinggal di rantau jang tiada sempat melihati hal kesoesahan pendoedoek negeri kita Kota Gedang dengan inilah e.e. akan mempersaksikan dibawah ini kami salinkan penafsiran pamarintah tentang keroegian masing masing orang jang mempoenjai dan memakai jang terboeat daripada batoe dan tembok; boleh dibilangkan rata-rata mendapat keroegian dan lagi mana-mana jang tiada memakai perkakas batoe dan tembok itoe tiadalah berapa berbahaja, hanjalah seoelah2 keroegian dari barang-barang di atas roemah jang rebah dan berpelantingan djatoeh seperti dari atas medja dan lemari pada rebah, jang mana isinja banjak jang mendjadi petjah dan roesak2, soenggoehpoen ada disalinkan sebagaimana penafsiran pamarintah barangkali ada djoega seboeah2 tertinggal atau barang kali marika jang poenja tiada memberi rapport tapi boleh dibilang paling sedikit jang tiap tiap roemah2 itoe taksiran kami menanggoeng keroegian djoega sekoerang2nja f 30 ke bawah, hal ini semata2 soedah takdir daripada Toehan Soebhanawataala melainkan kita perbanjak sabar moedah2an segira berganti oentoeng2 dengan karena bahaja ini terlimpahlah kemoerahan hati sanak saudara dan kaoem2nja dari jang kena bahaja ini memberi dan mengirimi boeat pengganti dan pemboeat segala perabot2 jang binasa itoe.

Pada malamnja karena atjap kali djoega dirasa tanah bergojang menjadikan banjak choeatir dihati segala pendoedoek akan naik dan tinggal di dalam roemah mendjadilah segala mereka bertempat dimana2 lapangan dan dalam parak-parak jang dirasa tiada berbahaja, itoepoen adalah beberapa hari lamanja ninik mamak penghoeloe2 dan orang toea toea meronda setiap2 malam itoe boeat mendjaga keselamatan anak kemenakannja, sebab meingat jang segala marika gedang ketjil laki2 perempoean berdiam di dalam pondok2 jang berdindingkan amboen dan angin, melihat keadaan jang sedemikian itoe berapa sedih dan beroerailah air mata kita mengenangkan segala perasaan segala kaoem2 kita itoe; dan pada siangnja di dalam panas jang terik boeat bersediakan makan dan minoemnja disertai djoega dengan ratap dan tangis segala marika; dan lagi jang mendjadikan sedih di hati kita segala barang maka nan amat soesah poela didapat sebabnja karena di negeri kita kebiasaan barang makanan sajoer2an datang dari loear negri dan dibeli kepakan2 apa maoe di kita tiap2 hari pakan tiada orang jang berdjoealan karena di negeri marika pendjoeal itoe sedemikian itoe poela, atas bahaja gempa itoe segala harga barang jang dipakai setiap-setiap hari mendjadikan mahal poela sebab djalan2 jang dilaloei kereta api dan pedati telah roesak2 poela seperti garam, minjak tanah sampai mendjadi lipat doea dan lipat tiga harganja; seperti di Boekit Tinggi adalah didjaga dengan keras oleh pemerintah soepaja saudagar saudagar tiada menaikkan harganja.

No. Nama Orang jang poenja Soekoe Apa-apa namanja jang roesak TAKSIRAN
HARGANjA
Pokok dahoeloe Keroegian sekarang Barang2 jang boleh dipakai koembali
1 Datoek di Negeri (roemah tinggi) Koto Dapoer dan barang2 f 5000 f 3250 f 1750
2 Goem id. 1600 1000 600
3 Itjik id. 800 450 350
4 Sila Roemah batoe dan barang 10000 8000 2000
5 Kiloes Dapoer dan barang2 300 115 185
6 Datoek Radjo Malintang Soerau ketjil 2500 2000 500
7 Sabaa Parit dan barang 150 30 120
8 Idat Dapoer 100 25 75
9 Noerki Barang2 10 - 10
10 Boetiah Datoek Toemanggoeng Dapoer dan pekoeboeran 500 370 130
11 Kalasoen Dapoer, djandjang, dan barang 300 170 130
12 Sanami Dapoer 120 60 60
13 Damin

id.

250 150 100
14 Sami djandjang, parit 50 15 35
15 Radjik Dapoer 300 100 200
16 Sala

id.

50 5 45
17 Antan Dapoer, barang 300 160 140
18 Matoen

id.

200 115 85
19 Radja Mantri Dapoer 350 200 150
20 Saariah Dapoer, djandjang 150 5 145
21 Saloe Roemah dan dapoer 400 80 320
22 Miah

id.

150 50 100
23 Miran Barang, dapoer 300 250 50
24 Bainsah Dapoer, parit dan barang 1000 500 500
25 Tjalang Roemah batoe 6000 3000 3000
26 Lamsiah Dapoer, djandjang 150 50 100
27 Saora

id.

250 40 210
28 Siti Marajam Dapoer 200 40 160
29 Darama Barang2 15 - 15
30 Sanami

id.

250 25 225
31 Siah Dapoer, barang 1995 450 1545
32 Sawadjir djandjang 25 5 20
33 Gidi Piliang Dapoer, barang2 800 500 300
34 Moesi Pavilioen, barang2 4000 3500 500
35 Moenah Dapoer, djandjang 900 550 350
36 Mariam Dapoer, koelah 500 350 150
37 Raki Dapoer, barang 800 250 550
38 Saina

id.

400 350 50
39 Boenta djandjang, barang 150 65 85
40 Rabai id. 300 150 150
41 Pasah id. 1200 270 930
42 Djalisah djandjang 30 15 15
43 Kalasoen Dapoer 1200 500 700
44 Sapi Sikoembang Parit, djandjang, dan barang 400 220 180
45 Menek Dapoer 500 100 400
46 Kaidah djandjang, barang 200 110 90
47 Sapi Anggam djandjang, dapoer 400 200 200
48 Siah djandjang 30 5 25
49 Sahara djandjang, dapoer 300 100 200
50 Lepong id. 60 25 35
51 Tjaja id. 250 50 200
52 Lawi id. 30 10 20
53 Hadji Abdullah Soerau batoe 1200 750 450
54 Lilah djandjang 300 100 200
55 Rohana Roemah, barang2 2500 2075 425
56 Hadisah Dapoer, djandjang, barang2 1200 400 800
57 Daja Dapoer, djandjang 1400 600 800
58 Goendoen Dapoer 100 50 50
59 Goemala

id.

120 20 100
60 Ranjam Sandi batoe 40 20 20
61 Kidah Dapoer 400 150 250
62 Matjiah Dapoer dan barang 350 110 240
63 Sala

id.

150 40 110
64 Loekih Roemah batoe 7000 3500 3500
65 Miram

id.

6500 3500 3000
66 Samik Dapoer 400 200 200
67 Siti Aras id. 80 20 60
68 Sarinilam id. 400 50 350
69 Noeroe id. 50 15 35
70 Zoebaidah Koelah, djandjang 350 75 275
71 Bawijah Goetji Dapoer 400 20 380
72 Sahora id. 600 50 550
73 Darama id. 500 300 200
74 Sakdiah Loemboeng, dapoer 250 150 100
75 Delat Dapoer, djandjang 300 150 150
76 Edar Dapoer, barang 250 190 60
77 Ramin Dapoer, rasoek kajoe 50 20 30
78 Lamiah Dapoer 60 20 40
79 Naboen

id.

200 75 125
80 Dingin Dapoer, djandjang 250 100 150
81 Roekajap Dapoer 400 25 375
82 Atjeh Dapoer, barang 100 15 85
83 Itjik djandjang 60 20 40
84 Kajah Piliang Dapoer, djandjang, parit 700 400 300
85 Datoen Caniago Roemah batoe 8000 6000 2000
86 Limah Barang2 25 25 0
87 Rahimah Dapoer 150 30 20
88 Eta

id.

600 200 400
89 Inan Barang2 20 20 0
90 Masdjid Tapi - Masdjid batoe 30000 20000 10000
91 Masdjid ilir -

id.

10000 5000 5000
92 Soerau batoe ketjil - Soerau ketek 3000 1500 1500
93 Hadisah - Soerau kajoe ketek 800 100 700
94

id.

- Soerau djalan gadang 1500 100 1400
95 Karimoedo - Surau 1500 200 1300
96 Soerau moedik - Soerau batoe 1200 300 900
97 Kantoor Negeri - Kantoor Medan Moeda Setia 400 200 200

Maka melihat perhitoengan ini mendidihlah keringat kita, di tahoen mana moesim pabilakah rasanja dapat terdirikan koembali sekalian roemah2, dapoer2, djandjang2 dan koelah2 sekalian itoe, tapi soenggoehpoen demikian berdoalah kita, moedah-moedahan terboekalah pintoe rezki sekalian kaoem2 kita dan berhati rahimlah marikaitoe boeat pembantoe seisi negeri dan tanah ajernja.

Masdjid

Hal keadaan masdjid sangat benarlah menjedihkan hati kita karena tiada bisa ditempati sembahjang berdjoemaat, soenggoehpoen ada 2-3 boeah Soerau jang lain lebih bergandalah daripada masdjid itoe keroesakannja, oleh sebab jang demikian itoe tempat bersembahjang Djoemaat di tengah padang (sebelah kiri panggoeng Medan Moeda Setia) di tapi lebih2 lagi melihat keadaan yang setjara ini berdangoesanlah segala jang hadir dengan bertjoetjoeran ajer mata, apalagi melihat dan mendengarkan doanja toeankoe Imam (ankoe Hadji Abdoel Chalik) sesoedah bersembahjang itoe dengan meoeraikan ajer mata sekalian, maka sekalian orang-orang jang berdakatan dengan beliau soedah sedemikian itoe pula.

Mengenangkan keadaan ini telah bergiat hatinja ankoe2 pensioen dan ninik mamak penghoeloe2 dan sanak saudara orang tjerdik pandai beserta toeankoe Imam Chatib dalam negeri kita bermaksoed hendak melaloekan permintaan memboeat seboeah lijst akan dikirim kepada segala ankoe-ankoe jang makan gadji, soepaja beliau ini akan bermoerah hati memberi derma oentoek pendirikan Masdjid pengganti Masdjid Djoemaat jang telah roesak binasa ini, dengan mendirikan Comite oentoek Masdjid Djoemaat, Masdjid dihilir, dan di moedik beserta kantoor negri dan panggoeng Medan Moeda Setia jang telah habis binasa itoe, moedah-moedahan apabila e.e. itoe telah menerima lijst itoe, dengan segala soeka dan senang hatilah handaknja memberi derma itoe soepaja e.e. itoe terseboet namanja jang tjinta tanah ajer toempah darahnja serta membela nama kabaikan mendirikan kembali masdjid jang telah roentoeh binasa itoe apalagi hal keadaan negri kita selaloe didatangi oleh orang-orang bangsa asing, boleh dikata di dalam setiap-tiap pakan djaranglah jang tiada kelihatan auto2 dari Residentie2 lain datang mengoendjoengi negri kita, djika tak koendjoeng kita ichtiarkan mandirikannja tentoelah berasa segan dan maloe benarlah kita kepada orang loearan itoe, karena marika2 tentu mengetahoei jang anak negri Kota Gedang banjak yang berpentjarian karantau asing adanja.

Sumber: Soeara Kota Gedang  Tahoen ke X/No. 7/Juli 1926

Halaman Berikutnya »